Long Live Education, tak ada kata terlambat… Ganbatte!

Posts tagged ‘Damai’

Sederhana Saja!

“Terima kasih” dan “Maafkan aku” adalah kalimat-kalimat perubah suasana, dapat mengganti ketegangan menjadi ketenangan dan mangubah kemarahan menjadi keramahan.

Kata-kata itu, kawan, memang tidak mengandung unsur magic, tidak dapat membuat pendengarnya terbang ke khayangan lantaran ge er dan juga tidak akan membuat si pendengar menjadi sombong.

Tapi dua kata itu, sobat, adalah penetralisir. Ya, hanya sekedar kalimat sederhana yang menunjukkan kerendahan hati dan rasa empati.

Gak percaya? Mari kita lihat sekeliling kita, sejenak saja…

Seseorang telah meluangkan sedikit saja waktunya untuk membantumu, lalu katakan padanya “Terima kasih”, lihat, betapa baginya bantuan kecil itu tak ada bandingnya dengan ucapan “Terima kasih”mu.

Dan tebak apa yang akan terjadi bila dua kata itu lupa kau ucapkan.

Bukankah ia telah merubah kemarahan menjadi keramahan?

Percaya kan sekarang?

Belum?

Ayo kita perhatikan lagi…

Kamu membuat kesalahan kecil, kecil loh, mungkin hanya menyentil perasaan kawanmu sedikit saja dan gak sampai mengurangi hak dia. Tuh lihat, wajahnya berubah!! Segera katakan “Maafkan aku”.

Lihat betapa setidaknya ia akan tersenyum, walaupun itu tidak membuktikan apa yang ada dalam hatinya. Tapi, bukankah setidaknya ia telah merubah ketegangan menjadi ketenangan?

Sederhana? Ya, sederhana saja…

Dua kalimat ini adalah adat budaya, yang juga merupakan sebuah seni. Kenapa kubilang seni? Karena tak semua orang bisa melakukannya, atau bahkan tak sempat untuk menyadari betapa pentingnya kalimat-kalimat ini…

Tak sembarang orang mengerti dan menguasai ilmu ini, bahkan orang yang dianugerahi kecerdasan..

Hanya mereka, para seniman…

Seniman kepribadian…

Seniman akhlak…

Semua pengalaman harus diambil nilai moral darinya, bukan sekedar diingat dan diceritakan…

(Smg_13062013_11.20_N3M)

Note: Mendadak Mario Teguh 😛

Iklan