Long Live Education, tak ada kata terlambat… Ganbatte!

Posts tagged ‘Kematian’

Assalaamu’alaikum

Assalaamu’alaikum lagi… Maaf setelah sekian lama aku baru bisa kembali ngeramein blogku yang tersayang ini… Selalu gini, numpuk tulisan dulu baru diposting semua, ga lucu bangett… Tapi lebih baik lah daripada enggak sama sekali.

Bulan berganti bulan, banyak yang terjadi beriringan pergantian siang dan malam. Banyak yang datang dan pergi, semuanya seperti pergerakan roda saja, tak berhenti, selalu berotasi.

Kehadiran sesosok suami dalam hidupku, kehadiran saudara-saudara ipar, dan kini si kecil yang tengah tumbuh berkembang dalam janinku, adalah bentuk betapa Allah begitu detail mengatur segalanya, kemudian mengemasnya dengan cara yang begitu indah, sebagai kejutan-kejutan kecil tak terduga. Alhamdulillah…

Tapi diantanya begitu banyak yang datang meramaikan hati dan hidupku, ada juga sosok-sosok hebat yang pergi. Kepergian mereka membuatku bersedih, merenung, betapa umur tak ada yang tahu, beberapa orang meninggal begitu cepat, beberapa masih kuat hidup puluhan tahun lamanya walau dalam kesakitan…

Hari ini, salah satu Budheku berpulang ke rahmat Allah, tak sempat aku melihatnya untuk terakhir kali dikarenakan jarak dan kesempatan, namun kutitipkan doa untuknya, Allah ampuni dosanya, rahmati, luaskan kuburnya, dan berikan baginya tempat yang terbaik baginya di sisi_Mu…

Salam rindu dan doaku pula teruntuk manusia-manusia luar biasa berarti dalam hidupku:

Tentu yang pertama, ia yang tercinta, atas pengorbanannya bagiku, tanpanya aku takkan ada disini sebagai seorang Nimitta.

Budheku yang kerap kupanggil Ibu, terimakasih atas kasih sayangnya di saat aku haus dahaga akan kasih ibu,

Pakdheku atas kasih sayangnya yang malu-malu itu, atas kasih sayang yang kadang diselipkan dalam keketusan kata-katanya, aku merindukannya,

Kakak iparku, yang sedikit banyak telah mengajarkan hal-hal yang tak pernah kutahu, terimakasih atas sambutan hangatnya dalam keluarga yang baru bagiku…

Semoga Allah menyayangi dan merahmati kalian, dan Allah tempatkan kalian di tempat termulia di sisinya, kemudian mempertemukan kita kembali dalam sebaik keadaan.

Dan hari ini kita paham, sebanyak apapun saudara yang begitu kita kasihi, kawan yang begitu kita cintai, ketika tua nanti, kita harus siap kehilangan mereka satu persatu, atau bisa jadi di waktu-watu sekarang ini. Allah, tetapkan langkah kami dalam naungan ridha-Mu.

Dan suatu saat nantipun aku akan menjadi tua -bila Allah masih memberi umur panjang-, dan yang pasti, semua akan pergi, kembali ke hadapanNya, mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan di dunia. Semua akan pergi, jauh meninggalkan orang yang ia cintai, terpisah dimensi jarak dan waktu, jauh, tak terkejar lagi…

Mungkin suatu saat aku menuliskan kata “bersambung insya Allah”, namun ternyata aku tak dapat meneruskannya lagi. Mungkin suatu saat aku tidur dan tak terbangun lagi, betul-betul pergi, dan tak kembali… Allah aku memohon padaMu anugerah husnul khatimah, aamiin

Kepergian kita adalah suatu keniscayaan, takkan ada yang dapat menghindarinya. Maka apa yang dapat kita lakukan melainkan berusaha mempersiapkan segalanya demi menyambutnya?

Sungguh merugi orang yang begitu terlena mengejar dunia, padahal kematian mengintai di belakangnya. Sungguh merugi orang yang melupakan tujuan asli penciptaanya, padahal Dia telah menyiapkan segala kesempurnaan di bawah naungan syariatNya…

Allah… Hidayah-Mu, hidayah-Mu, sungguh tak ada yang lebih berharga bagiku daripada itu.

Allah, sungguh aku memohon kepadaMu, masukkan kami selalu dalam golongan penghuni surga-Mu, beserta orang-orang yang kami kasihi, beserta keluarga yang kami cintai, sungguh apakah artinya kebahagiaan kebersamaan di dunia ini bila Kau pecah belahkan kami di akhirat kelak -naudzubillah-

Satukan kami Ya Allah di bawah naungan kasih dan ridha-Mu, aamiin

Iklan